ADV2 ADV2

Hadapi UN, 1035 Siswa SMP di Boltim Bakal Dilatih Diknas Provinsi Sulut

Bagikan Artikel Ini:
Kepala Diknas Bolmong Timur, Yusri Damopolii

Kepala Diknas Bolmong Timur, Yusri Damopolii

BERITATOTABUAN.COM, BOLTIM – Makin dekatnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapatkan perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur. Hal ini tercermin dari rencana Dinas Pendidikan Bolmong Timur yang akan mengikutsertakan sekitar 1035 siswa SMP dan sederajat di daerah itu dalam pelatihan (try out) yang akan digelar oleh Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sulawesi Utara.

“Try Out tersebut akan digelar selama 4 hari,” ujar Yusri.

Dalam try out tersebut, dikatakan olehnya akan dilatih 4 mata pelajaran inti dalam pelaksanaan UN nanti.

“Ada empat mata pelajaran yang akan diuji yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Untuk soal akan disusun oleh Diknas Sulut, begitupun dengan proses pemeriksaan dan hasilnya akan dilakukan mereka,” tambahnya, Senin (16/03/2015).

Saat ini dikatakan Yusri, pihaknya tengah menunggu Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan UN dari Kementerian Kebudayaan dan pendidikan dasar, untuk mengetahui standar kelulusan yang ditetapkan.”Nilai kelulusan tak menjadi syarat kelulusan seperti tahun lalu, karena kelulusan akan dikembalikan ke sekolah. Tapi kemungkinan 5,75 karena tahun lalu 5,5. Setiap tahun biasanya naik,” terangnya.

Dia mengungkapkan selama ini para siswa SMP dan SMA sederajat terus dibekali dengan pelaksanaan pengayaan dan program pembelajaran khusus dari para guru disekolah. Hal ini sebagai persiapan menghadapi Ujian nasional yang akan digelar dalam waktu dekat. “Kita sudah laksanakan try out UN tingkat Kabupaten untuk SMP dan SMA. Untuk try out SMA dan SMK sederajat tingkat provinsi sudah dilaksanakan minggu lalu. Hasilnya masih ditunggu karena diperiksa provinsi,” jelasnya.
Diungkapkan olehnya, hasil try out untuk SMP dan SMA tingkat Kabupaten didapati masih harus dilakukan pembenahan dan pemantapan mata pelajaran yang diujiankan.”Hasilnya try out tingkat Kabupaten sudah memadai, tapi ada beberapa sub pokok bahasan yang harus dimantapkan oleh guru mata pelajaran. Makanya akan dilakukan pengayaan lanjutan. Untuk ujian sekolah sudah diserahkan ke sekolah untuk menjadwalkan dan disesuaikan dengan materi. Sehingga ada yang melaksanakan sebelum dan sesudah UN,” bebernya.

Untuk pelaksanaan UN sendiri, Yusri mengatakan direncanakan akan digelar pada 13-15 April untuk tingkat SMA dan SMK, dimana hal yang sama akan digelar untuk tingkat SMP sepekan kemudian.

“perserta ujian SMA sebanyak 221 siswa dan SMK sebanyak 251 siswa. SMP dan sederajatnya 1.035 dan peserta UN untuk SD sebanyak 1.355 orang,” tutupnya. (w1n/jun)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.