ADV2 ADV2 ADV2

Komitmen Walikota Tuntaskan MRBM Bukan Karena Kepentingan 2018

Share This:

 

Ir Ishak Sugeha ME

BERITATOTABUAN.COM, KOTAMOBAGU – Adanya pandangan segelintir kelompok yang mempertanyakan kemajuan proses pengerjaan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) ditanggapi oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu Ir Ishak Sugeha ME. Kepada beritatotabuan.com, Ishak menegaskan kalau dirinya sangat yakin Pemkot Kotamobagu memiliki keinginan besar untuk segera menyelesaikan pembangunan masjid tersebut.

“Komitmen walikota Kotamobagu Ir. Tatong Bara terkait penyelesaian MRBM yang saat ini sedang dalam pekerjaan lanjutan tahap ke 6, saya kira sangat jelas dan tegas. Kalau ada yang menyampaikan bahwa Walikota atau Pemkot Kotamobagu tidak punya keinginan untuk menyelesaikan ataupun kalo ingin menyelesaikan MRBM karena ada kepentingan politik 2018, maka itu terlalu berlebihan dan kurang berdasar,” jelas Ishak.

Politisi yang memiliki latar belakang seorang teknokrat ini mengatakan kalau dirinya yakin Walikota dan tim kerjanya, punya keinginan besar utk secepatnya menyelesaikan MRBM sesuai rencana awal bersama dengan DPRD. “Untuknya, saya mengajak kita untuk berpikir positif terhadap apa yang sedang dan terus dilakukan oleh Pemkot KK, sehingga minimal pada Sholat Idul Fitri di tahun mendatang, bangunan utamanya sudah bisa digunakan. Saya juga menyampaikan bahwa terkait MRBM adalah tanggung jawab bersama antara Pemkot dan DPRD dari sisi anggaran, kebutuhan dan tanggung jawab sosial keagamaan,” tuturnya.

Selain itu, Ketua DPC Demokrat Kotamobagu ini pun meminta agar instansi teknis yang menangani pembangunan MRBM tersebut agar bisa memberikan perhatian khusus pada proses pengerjaannya. “Saya juga menyarankan kepada Pemkot lewat Dinas PUPR, PPK, PPTK, agar ada penanganan khusus atau penguatan struktur kembali pada bagian tertentu seperti basement. Sebab, lokasi itu selalu tergenang sebagai akibat dari mata air yang ada pada lokasi itu,” tambahnya.

Ishak pun berharap adanya solusi terkait dengan genangan air yang selalu ada di basement tersebut. “Perlu ada penguatan struktur tertentu, termasuk solusi pembuangan, penyerapan dan pemanfaatan sumber mata air yang ada,” tutupnya. (mg1/jun)

author

Author: