ADV2 ADV2 ADV2

Ratusan ASN Boltim DIAMBIL SUMPAH dan Janji

Share This:

 

Sekda Boltim saat mengambil sumpah dan janji kepada ratusan ASN

BERITATOTABUAN.COM, BOLTIM – Sebanyak 379 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim, Rabu (29/11/2017) kemarin, melakukan pengucapan sumpah dan janji ASN, bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati Boltim. Pengambilan sumpah dipimpin langsung Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Boltim, Muhammad Assegaf.‎Assegaf‎ mengatakan, salah satu pembinaan untuk mewujudkan sosok aparatur pemerintah yang memiliki semangat pengabdian sebagaimana yang diharapkan adalah melalui pengambilan sumpah/janji. “Pengambilan sumpah/janji bukan sekedar peristiwa seremonial, tetapi merupakan agenda pembinaan aparatur negara,” terangnya.

‎Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Boltim melalui Kepala Bidang Perencanaan dan Disiplin, Ade Mokoginta ‎mengungkapkan, maksud dan tujuan pengambilan sumpah/janji adalah untuk menumbuhkan karakter disiplin aparatur sehingga dapat meningkatkan semangat dan etos kerja dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai ASN. “Selain upaya pembinaan ASN, pengambilan sumpah/ janji bertujuan mewujudkan ASN yang profesional, memiliki mental yang baik, berdaya guna serta mendukung usaha pemerintah mendorong terciptanya good governance,” tuturnya.

Mokoginta menambahkan, pengambilan sumpah/ janji yang merupakan tahap kedua di tahun 2017 ini, diikuti sebanyak 379 pegawai. “Sebagian besar ASN yang diambil sumpah/janji adalah yang terangkat sebelum dimekarkannya Kabupaten Boltim, sebagian lagi adalah ASN yang terangkat setelah Boltim mekar namun berhalangan hadir pada pengambilan sumpah/janji beberapa waktu lalu,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Bagian Humas Pemkab Boltim Udel Simbala menambahkan Pengambilan sumpah atau janji ASN merupakan salah satu upaya pembinaan ASN sebagai aparatur Negara dan abdi masyarakat.

Tujuan dari pengambilan sumpah /janji pegawai ini adalah agar para aparatur negara ini mempunyai kesetiaan dan ketaatan terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara dan pemerintah.  “Serta bermental baik, bersih, jujur, berdaya guna dan penuh tanggung jawab terhadap tugasnya serta di dalam mendukung usaha pemerintah guna mendorong terciptanya good governance” ujar Simbala. (mg3/Mon77)

author

Author: