ADV2 ADV2 ADV2

Salah Seorang Ketua Partai di Boltim Jadi Korban DBD

Share This:

 

Ilustrasi

BERITATOTABUAN.COM, BOLTIM – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk aedes aegypti, kini menjadi momok bagi masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim).  Betapa tidak, hampir setiap pekannya, penderita DBD bertambah. Bahkan salah satu Ketua Partai di Boltim harus diberikan pelayanan ekstra oleh tenaga medis, karena positif DBD. “Sudah beberapa hari ini, Ketua partai kami dirawat akibat positif DBD,” ujar salah satu Caleg partai Hanura Widy Rumegang, Selasa (12/02/2019).

Menurutnya, dinas terkait harus segera melakukan upaya agar penderita DBD tidak bertambah lagi. Diantaranya melakukan fogging di pemukiman warga atau melakukan sosialisasi cara mencegah berkembangnya nyamuk DBD. “Ini harus jadi perhatian, terlebih sudah ada yang meninggal akibat DBD,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) P2P dan Wabah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Sammy Rarung mengaku, penderita DBD kini bertambah. “Pada bulan Januari berjumlah 27 dan memasuki bulan Februari sudah delapan kasus DBD. Sehingga total kasus DBD sampai saat ini 35 kasus,” tuturnya.

Menurut Rarung, terkait korban warga meninggal dunia diduga akibat serangan DBD, pihaknya masih melihat diagnosa medis. “Adanya warga di Buyat meninggal dunia, yang kabarnya diserang DBD, belum kita memastikan hal itu. Sebab, masih melihat diagnosa dokter apakah positif DBD atau tidak,” terangnya.

Lanjutnya, pihaknya telah menindaklanjuti penyebaran kasus DBD di wilayah Boltim. “Kita sudah melakukan fogging. Namun, yang paling penting adalah kebersihan lingkungan. Nyamuk pembawa DBD mudah berkembangbiak di lingkungan yang tidak bersih,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi  menjelaskan, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilakukam dengan cara 3M Plus sangat efektif agar terhindar dari DBD.  “Menguras agau membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penampungan air, memanfaakan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD. Selain itu, menaburkan bubuk Larvasida (Abate), menggunakan Obat Nyamuk, kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya ventilasi rumah dan mengindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk,” urainya. (mg3/mon77)

author

Author: