ADV2

Ancam UKM, Ijin Alfamart dan Indomaret Diminta Kembali Dikaji

Bagikan Artikel Ini:

 

Salah satu gerai Indomaret di Desa Purworejo yang dikelilingi usaha warung dan toko milik warga setempat

BERITATOTABUAN.COM, BOLTIM – Keberadaan gerai Alfamart dan Indomaret di Kabupaten Boltim, diniliai meresahkan warga pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Hal ini dikarenakan banyaknya jumlah minimarket dari perusahaan yang berbeda tersebut di Kabupaten Boltim.

“Sehingga hal ini membuat ruang para pelaku usaha kecil di Boltim semakin sempit mencari pencaharian dan terancam gulung tikar, karena adanya Alfamart dan Indomaret yang sudah mulai masuk ke desa-desa dengan harga bahan paling di bawah dibandingkan di toko dan warung milik warga setempat,” ujar Anggota Dekab Boltim, Tomi Sumendap.

Sumendap mengatakan pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten mengkaji lagi izin dari minimarket yang bernaung dibawah perusahaan PT Indomarco Prismatama dan PT Sumber Alfaria Trijata tersebut.  “Yang paling meresahkan warga itu dimana lokasi bangunan Alfamart dan Indomaret ini berada di tempat strategis dimana berhadapan langsung dengan toko dan warung milik warga contohnya di Desa Tutuyan dan Desa Buyat, harusnya kedua perusahaan ini membangun gerainya di lokasi yang jauh dari usaha masyarakat lokal,” pungkasnya.

Terpisah, anggota Dekab dari Fraksi PDIP Nasrudin Simbala, menambahkan, sejak awal lembaga legislatif sudah menolak keberadaan Alfamart dan Indomaret di Boltim. “Sejak awalkan dewan tidak sepakat adanya dua perusahaan minimarket ini di Boltim karena dapat mengancam usaha warung dari masyarakat kecil, bahkan ini sudah pernah disampaikan langsung teman-teman anggota dewan kepada pihak eksekutif lewat paripurna, namun anehnya pihak eksekutif tetap saja memberikan izin,” imbuh Simbala

Terpisah, anggota Komisi III Dekab Boltim, Abdul Rahman Ambarak, mengaku pihaknya dalam waktu dekat ini akan memanggil iststansi terkait untuk membahas masalah tersebut. “Jumlah gerai-gerai dari perusahaan ini sudah menggila di Boltim terutama diwilayah ibu kota Tutuyan, jarak kedua minimarket ini berdekatan, kalu dibiarkan bisa mati usaha warung masyarakat lokal, kita akan menseriusi masalah ini, intinya kita berpihak kepada masyarakat,” tegasnya(mg3/Mon77)

 

author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.