Pemkot Kejar Rp 20 Miliar Untuk Capai PAD Tahun 2019

Bagikan Artikel Ini:

 

Capai PAD

Ilustrasi PAD

BERITATOTABUAN.COM, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu masih akan mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekira Rp20 miliar, di akhir tahun ini, untuk bisa mencapai target PAD yang telah ditetapkan sebesar Rp 76.643.332.605.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu, Inontat Makalalag lewat Kepala Bidang Pendapatan Hamka Daun, kepada awak media, seraya mengatakan kalau target PAD yang telah masuk hingga posisi November lalu, berkisar Rp 56.269.490.277, atau sekira 73, 42 persen. “Ini merupakan hasil laporan realisasi yang kita lakukan pada akhir November lalu,” ungkap Hamka.

Hamka mengatakan, untuk posisi penyumbang PAD terendah, terdapat pada 3 instansi, yakni Dinas Pedagangan Koperasi dan UKM, UPTD RSUD Kotamobagu, dan juga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Untuk Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, capaian PAD mereka berkisar 63,31 persen atau Rp783.377.522 dari target Rp1.237.296.000, sementara UPTD RSUD Kotamobagu, baru 58 persen dengan  realisasi Rp 22.389.423.010, dari total target Rp38 miliar, dan Dinas PUPR Kotamobagu, capaiannya ada di angka 46,87 persen atau sebesar Rp721.058.960.05 dari target Rp1.538.308.800,” tambahnya.

Sementara, untuk penyumbang PAD tertinggi diraih oleh Dinas Perhubungan Kotamobagu, dimana datri target PAD sebesar Rp 1.926.570.500 sudah terealisasi Rp1.888.088.100 atau sekira 98 persen. “Ada juga Kantor Satpol-PP dan Damkar Kotamobagu, dengan realisasi sekira 97, 98 persen atau sebesar Rp97.975.000 dari target Rp100 juta, disusul Dinas Lingkungan Hidup dengan capaiat target PAD Sebesar 94,45 persen atau Rp854.307.200 dari target Rp904.524.233, kemudian Dinas Pertanian dan Peternakan dengan capaian persentasi target sebesar 92,50 persen, dengan realisasi Rp143.375.000 dari target Rp155.000.000, Dinas PRKP capaian target 90,35 persen dimana target mereka Rp700.000.000 dan yang sudah terealisasi Rp632.419.200, terus Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dengan target Rp18.192.069.526 serta realiasasi Rp 16.311.414.923 atau 89,66 persen, dan Dinas Kesehatan dari target Rp 6.051.780.000 sudah terealisasi Rp4.292.202.406 atau 70,92 persen,” ungkapnya. (jun)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.