ADV2

2020 Bolmong Miliki Kawasan Tertib Lalu Lintas

Bagikan Artikel Ini:

BERITATOTABUAN.COM, Bolmong – Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sebentar lagi akan memiliki ‘Kawasan Tertib Lalu Lintas’ sepanjang kurang lebih 6,7 kilometer.

Menurut Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Bolmong, Zulfadhli Binol, Selasa (03/12/2019), Kawasan tertib lalu lintas itu, tepatnya berada di Ibu Kota Kabupaten Bolmong, Lolak.

“Kita sudah programkan, nanti kita akan berlakukan Kawasan Tertib Lalu Lintas dari desa Lalow sampai ke desa Mongkoinit dengan panjang kurang lebih 6,7 kilometer”, ujar Zulfadhli.

Saat ini, ungkap Zulfadhli, infrastruktur penunjang sedang dipersiapkan oleh pihaknya.

“Kita siapkan dulu semua infrastruktur penunjang, yakni rambu-rambu dan marka jalan,” ucap Zulfadhli.

Nantinya, jelas Zulfadhli, di kawasan tertib lalu lintas itu juga akan disiapkan jalur khusus untuk angkutan motor beroda tiga atau bentor.

“Kurang lebih contohnya seperti jalur busway kalo di Jakarta, tapi ini khusus untuk bentor. Hal ini tentunya bertujuan untuk ketertiban lalu lintas jalan, karena kawasan tersebut merupakan jalan arteri,” tutur Zulfadhli.

(BACA : Dishub Bolmong Upayakan Atasi Terminal Bayangan)

Pemberlakuan jalur khusus itu, lanjut Zulfadhli, dinilai perlu karena merupakan salah satu upaya untuk kenyamanan pengguna jalan di Lolak yang semakin lama kapasitasnya semakin meningkat.

“Jalan di kawasan tersebut merupakan penghubung lalu lintas dari dan ke Bandara, jadi harus tertib karena kita butuh akses cepat demi kenyamanan pengguna jalan yang lain,” imbuh Zulfadhli.

Meski demikian, Zulfadhli juga mengakui rencana tersebut masih memiliki beberapa kendala.

“Kita masih sedikit terkendala dengan tiang listrik yang masuk di badan jalan, apalagi di kawasan jalur 2 yang baru selesai dilebarkan. Namun, kita akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi persoalan tersebut,” demikian Zulfadhli. (udi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.