Asisten Ekonomi dan Pembangunan Asahan Membuka Musrenbang RKPD Tahun 2025 Dan Rembug Stunting Tingkat Kecamatan Buntu Pane.

Bagikan Artikel Ini:

BERITATOTABUAN,COM, ASAHAN.

Bupati Asahan melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan secara resmi membuka Musrenbang RKPD tahun 2025 dan rembug stunting tingkat Kecamatan Buntu Pane di balai karyawan PTPN 4 Kebun Pulau Mandi, Rabu (31/1).

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir.OKTONI ERYANTO .MMA menyampaikan musrenbang merupakan sebuah tahapan sistem perencanaan pembangunan Nasional yang diatur dalam UU No 25 Tahun 2004 yaitu dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) pada setiap tahunnya.

“Musrenbang merupakan tindak lanjut dari musrenbang Desa/Kelurahan yang bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan Daerah di wilayah Kecamatan Buntu Pane, yang selanjutnya akan menjadi bahan masukan dalam penyusunan RKPD Kabupaten Asahan tahun 2025,” jelasnya

Keikutsertaan masyarakat, lanjut Oktoni, melalui musrenbang sangat penting untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas bersama sesuai kebutuhannya.

“Dengan demikian, program dan kegiatan pembangunan yang akan dihasilkan akan lebih aspiratif, transparan dan akuntabel,” ucapnya.

Dirinya menyebutkan program daerah harus mendukung program nasional, antara lain percepatan penurunan stunting dan penanggulangan kemiskinan ekstrem.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyampaian / ekspos terkait program – program Kecamatan Buntu Pane oleh Camat Buntu Pane, Jutawan Sinaga tentang usulan RKPD Kecamatan dan penandatanganan komitmen upaya pencegahan dan penurunan stunting Kecamatan Buntu Pane.

Acara tersebut dihadiri Ir.Oktoni. MMA berserta rombongan , Camat Buntu Pane, Ketua TP PKK Kecamatan dan desa , Kades se-Kecamatan Buntu Pane berserta perangkat desa, tokoh masyarakat , tokoh agama dan undangan lainnya.

(DEDDY)

author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.